RUTINITAS MINUM AIR ES LEBIH BERBAHAYA DARI ROKOK
1.
Memicu Timbulnya Batu Ginjal
Memicu Terbentuknya Batu Ginjal
Bagi orang yang mempunyai reBatuc pembentukan batu ginjal, minum es teh sangat
tidak dianjurkan. Hal ini dikarenakan adanya kandungan zat oxalate dalam es teh
(bahaya es teh manis). Zat oxalate adalah biang utama pemicu terbentuknya batu
ginjal. Yang disarankan untuk diminum adalah air putih, jus lemon, atau air
dengan tambahan lemon. Zat apa yang terkandung dalam lemon sehingga baik untuk
orang yang memiliki resiko pembentukan batu ginjal? Sitrat! Tingginya kandungan
sitrat dalam lemon, bisa mencegah batu ginjal.
2.
Membekukan Makanan
Bekunya Makanan Berminyak yang Kita Makan dan Membuat Proses Pencernaan Menjadi
Lambat
Pernah membayangkan lemak dari makanan berminyak menumpuk di saluran cerna
kita? Ibarat sampah yang menyumbat gorong-gorong, konsumsi air es setelah makan
akan membuat proses pencernaan jadi lambat. Ini karena dinding usus yang
menyempit, akibatnya tidak bisa menyerap makanan dengan baik. Dan akhirnya
gangguan proses pencernaan pun akan terjadi.
3.
Menyebabkan Pusing
Saat metabolisme tubuh terganggu, tubuh tidak bisa langsung beradaptasi ketika
terjadi perubahan suhu yang mendadak tatkala kita minum es. Akibatnya suplai
oksigen ke organ-organ tubuh berkurang, termasuk ke otak. Dampaknya, kita akan
merasa pusing.
4.
Perut yang Membuncit
Adakah yang senang memiliki perut buncit? Susah bergerak, berat, dan sangat
mengganggu penampilan. Di perut kita terdapat bantalan lemak yang fungsinya
untuk menghangatkan. Termasuk menghangatkan air es yang kita minum. Semakin
banyak air es yang dikonsumsi, bantalan lemaknya juga akan bertambah. Dari
sinilah sumber perut buncit. Apalagi bila tidak diiringi dengan olahraga
teratur. Tambah bantalan lemak, tambah buncit.
5.
Begah
Ketika minuman dingin masuk ke tubuh, enzim di lambung akan bereaksi dengan
suhu dingin. Otot perut menjadi kram. Selanjutnya perut terasa kembung akibat
munculnya gas dalam perut kita.
6.
Jadi Terus Merasa Haus
Sudah minum air es, kok haus lagi? Hilangnya cairan secara cepat di tubuh,
adalah dampak dari minum air es. Cukupi kebutuhan cairan tubuh kita dengan
minum air putih. Setelah berolahraga pun disarankan minum air putih agar
kebutuhan cairan terpenuhi.
7.
Memperlambat Detak Jantung
Rangsangan pada saraf vagus akibat minum air es bisa memperlambat kinerja
jantung. Perlu diketahui, saraf vagus memiliki peranan penting dalam kegiatan
tak sadar tubuh, misalnya detak jantung.
8.
Terjadi Pembekuan di Otak
Meminum air es akan meningkatkan aliran darah menuju otak sehingga kita
tiba-tiba merasa pusing yang kemudian perlahan hilang (pembekuan otak). Orang
dengan riwayat migrain, berpotensi besar mengalami pembekuan otak. Organ yang
sangat sensitif terhadap suhu ini (otak), harus dipastikan tetap hangat.
Minumlah air biasa, apalagi sehabis makan. Jangan memperberat kerja tubuh
dengan minum air es. Sayangi tubuh kita, ya.
9.
Memicu Radang Tenggorokan
Tenggorokan yang radang dikarenakan adanya lendir di lapisan kerongkongan.
Pemicu lendir tersebut adalah minuman yang terlalu dingin.
10. Bahaya
minum air es setelah makan memang harus di hindari, ada baiknya anda
mengkonsumsi air hangat setelah makan. Manfaat minum air hangat setelah makan
cukup baik bagi kesehatan.
11. Hilangnya
Nutrisi dalam Tubuh
Agar suhu tubuh menjadi normal kembali sesudah minum air es, tubuh perlu kerja
ekstra. Padahal tubuh juga harus mencerna makanan dan menyerap nutrisinya.
Karena energi tubuh banyak terpakai untuk mengatur suhu badan kita, nutrisi
dari makanan yang kita konsumsi jadi tidak terserap secara optimal.
_Semoga Bermanfaat_....
SILAHKAN di SHARE